Tampilkan postingan dengan label 3. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 3. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 September 2014

3 Hal Yang Sangat Mahal di Jepang

Kita tahu bahwa Jepang memang terkenal sebagai negara dengan biaya hidup yang tinggi. Tapi tampaknya beberapa hal sengaja dijual kelewat mahal disana. Berikut adalah 3 hal yang dianggap terlalu mahal oleh para turis asing yang sedang berkunjung ke Jepang :

1. Makan di Restoran
Meskipun ada banyak restoran menawarkan harga yang wajar karena krisis ekonomi, banyak turis mengatakan bahwa makan di restoran Jepang kelewat mahal. Keluhan utamanya adalah bahwa porsi yang dihidangkan terlalu kecil, sehingga harga totalnya akan lebih mahal bagi mereka yang biasa makan banyak.

2. Buah Melon
Disini, buah melon (dari kota Yubari) pernah terjual dengan harga 2,5 juta yen atau sekitar Rp. 250 juta. Hampir semua turis asing terkejut bukan main ketika melihat sepasang buah melon yang dijual dengan harga antara 10.000 sampai 30.000 yen.

Ternyata orang Jepang menganggap bahwa buah melon adalah buah eksklusif yang sangat cocok untuk diberikan sebagai hadiah kepada atasan, klien besar atau orang tua.

3. Tiket Bioskop
Mau nonton film di Jepang? Sebagai turis, sebaiknya gak usah. Harga rata-rata tiket bioskop di Amerika Serikat adalah $7,95 (sekitar Rp. 70.000). Di Indonesia, tiket bioskop dijual antara Rp. 35.000 sampai Rp. 50.000. Di Jepang, kita harus membayar minimal 1.800 yen atau sekitar Rp. 180.000 untuk sekali nonton.

Yup, itu adalah 3 hal yang menurut para turis kelewat mahal di Jepang. Sebenarnya ada banyak harga barang di Jepang yang dijual kelewat mahal, tapi karena mereka jalan-jalan sebentar, hanya itu yang mereka ingat dengan jelas. Apalagi yang melon itu.

Jumat, 31 Januari 2014

Beza 3 kerusi sidang Dun Perak dijangka panas

Harakahdaily  

Muhammad Faeez Azahar, 23 Ogs 2013
IPOH: Persidangan Dewan Undangan Negeri (Dun) Perak bermula 26 Ogos ini dijangka panas apabila hanya tiga kerusi yang membezakan Pakatan Rakyat dengan BN.

Pengerusi Sekretariat Adun PAS Perak, Ustaz Misbahul Munir Masduki (gambar) berkata, pihaknya telah meneliti soalan-soalan yang bakal ditanya oleh kelima-lima Adun PAS dalam sidang Dun nanti.

Menurutnya, ianya meliputi aspek kebajikan rakyat, ketelusan serta kecekapan dalam pentadbiran dan polisi kerajaan yang menjadi perhatian oleh masyarakat khususnya di negeri itu.

Beliau menjelaskan, sekretariat Adun PAS telah mengkaji sebaik mungkin agar segala dakwaan serta soalan yang bakal ditanya nanti adalah berasaskan bukti dan fakta yang sahih.

"Adun-Adun PAS Perak sudah bersedia dengan soalan-soalan mencabar yang akan menggegar sidang Dun Perak.

"Soalan-soalan bertulis dan lisan terutamanya akan menjadi medan untuk rakyat mendapat penjelasan daripada kerajaan dalam beberapa isu yang menjadi perhatian masyarakat," katanya kepada Harakahdaily.

Timbalan Pesuruhjaya PAS Perak itu menjelaskan, rakyat mengharapkan semua soalan hendaklah dijawab dengan jujur oleh kerajaan negeri dan tidak berniat untuk menyelindung apa-apa perkara.

Misbahul menyatakan, soalan bertulis yang berkaitan dengan isu-isu rakyat perlu diberi keutamaan untuk dijawab dan jangan ada daripada soalan yang dikemukakan itu tidak dijawab oleh kerajaan.

"Masa soal jawab lisan juga hendaklah diberikan secukupnya agar semua Adun mendapat ruang untuk berhujah tentang soalan yang dikemukakan.

"Rakyat tidak mahu speaker hanya memilih soalan-soalan dari anggota kerajaan sahaja, sebaliknya mesti adil dan saksama terhadap Adun-Adun Pakatan Rakyat khususnya PAS," jelasnya lagi.

Justeru, beliau berkata, PAS menyeru agar rakyat tidak lepaskan peluang untuk mendengar perbahasan dari Adun PAS dan rakan-rakan daripada DAP dan PKR.

Dalam Dun Perak, PAS mewakili 5 Dun iaitu Ustaz Abu Bakar Hussien (Titi Serong), Datuk Seri Nizar Jamaluddin (Changkat Jering), Ustaz Zawawi Hassan (Gunong Semanggol) Radzi Zainon (Sungai Rapat) dan Husin Din (Selinsing).
Older Post ►
 

Copyright 2011 Kaca Info